Jumat, 09 Juli 2010

Lipatan dan Patahan

Lipatan merupakan strata yang selalu ditemukan dalam bagian kerak bumi dan telah mendapatkan proses pembengkokan atau perlipatan.
Ada 2 jenis lipatan :
1. Anticline ( lipatan bentuk kubah, atau suatu lipatan dimana batuan yang lebih tua berada dibagian dalam lipatan )
2. Syncline ( lipatan yang cekung kebawah, atau suatu lipatan dimana batuan yang lebih muda berada dibagian tengah )
Titik yang tertinggi disebut “crest” dan yang terbawah disebut “through”. Garis sepanjang lipatan di lengkungan yang tinggi disebut “hinge”. Permukaan bagian yang terlipat di antara satu hinge dengan hinge yang lain disebut sayap. Lipatan pada lapisan permukaan bumi dapat diamati secara langsug dilapangan dimana suatu lapisan dikatakan telah mengalami perlipatan jika pada lapisan tersebut memperlihatkan suatu ciri tertentu.

Adapun ciri dari lipatan tersebut yaitu :
Ditemukannya suatu perubahan kedudukan pada suatu perlapisan batuan, dimana suatu perlapisan batuan tersebut yang pada awalnya diendapkan pada posisi yag mendatar, maka setelah mengalami perlipatan maka akan mengalami perubahan kedudukan.

Patahan yaitu gerakan pada lapisan bumi yang sangat besar dan berlangsung yang dalam waktu yang sangat cepat, sehingga menyebabkan lapisan kulit bumi retak atau patah. Bagian muka bumi yang mengalami patahan seperti graben dan horst. Horst adalah tanah naik, terjadi bila terjadi pengangkatan. Graben adalah tanah turun, terjadi bila blok batuan mengalami penurunan

Lipatan adalah suatu perlapisan yang mengalami perlipatan. Secara normal lipatan dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. Antiklin
2. Sinklin
Sinklin adalah perlipatan yang menampakkan perlapisan batuan membentuk cekungan, sedangkan antiklin merupakan kebalikan dari sinklin.
Lereng perlapisan sebelah menyebelah dari suatu sinklin atau antiklin disebut sayap (limbs atau flanks), puncaknya disebut lembah (trough) atau puncak (crest). Bidang simetri antara sayap disebut bidang sumbu (axial plane), dan garis perpotongan dengan permukaan yang melalui crest maupun trough disebut sumbu lipatan (fold axis).
Hinge adalah garis sepanjang puncak dari bidang sumbu antiklin atau garis terendah dari bidang sumbu sinklin.
Apabila garis hinge tidak horizontal berarti lipatannya menunjam (planging). Jika bidang sumbu tidak vertikal, maka kedudukan lipatan memiliki dip atau kemiringan (deep). Kemiringan atau dip suatu lipatan diukur berdasarkan kemiringan bidang sumbu. Bentuk lipatan tidak selalu simetris, tetapi bila perlipatannya lebih intensif bentuknya lebih kompleks. Bila stress yang bekerja lebih kuat maka lipatan menjadi asimetris.
( Tim Penyusun Praktikum Geologi Struktur, 2009 )

Patahan adalah rekahan pada batuan yang mengalami pergerakan sejajar bidangnya. Dalam mengklasifikasikan sesar dipergunakan pergeseran relative, karena tidak diketahui blok mana yang bergeser. Berdaasarkan pergeseran relative dua buah blok diantara bidang sesar, sesar dibedakan menjadi dua adalah :
1. Pergeseran translasi
2. Pergeseran rotasi
Berdasarkan dua tipe pergeseran tersebut, sesar diklasifikasikan menjadi lima adalah :
1. Sesar turun (normal fault)
2. Sesar naik (trust fault)
3. Sesar geser (strike slip fault)
4. Sesar miring (deep slip fault)
5. Sesar gunting (moving fault)
Sesar miring bisa turun dan naik (normal and trust deep slip fault).
Parameter-parameter yang berhubungan dengan posisi sesar, dipakai beberapa istilah :
1. strike
2. Deep
3. Foot wall
4. Hanging Wall
5. Strike slip
6. Trow, dan
7. Hade
Strike adalah arah bidang patahan. Deep adalah arah kemiringan bidang patahan. Foot wall adalah blok yang berada di bawah bidang patahan. Hanging wall adalah blok yang berada di atas bidang patahan. Strike slip adalah arah bidang yang bergeser. Trow adalah jarak vertikal titik patahan yang bergerak. Hade adalah besar sudut dip dengan sumbu vertikal
(Tim Penyusun Geologi Struktur, 2009)

Titik yang tinggi sekali dipanggil 'crest' dan yang bawah sekali dipanggil 'through'. Garisan sepanjang lipatan di mana lengkungan yang tinggi dipanggil 'hinge' . Permukaan bahagian yang terlipat di antara satu hinge dengan hinge yang lain dipanggil sayap.



Ada tujuh lipatan-lipatan yang utama iaitu :
1. Lipatan selari
2. Lipatan chevron
3. Lipatan sama / isoclinal
4. "Upright"
5. "Inclinent"
6. "Recumbent"
7. "Curved axial surface"
Kumpulan Lipatan
Ada beberapa kumpulan lipatan :
1. Lipatan Harmonik
Lipatan Tak Harmonik ( www.ums.edu.my, 2009)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar